Teknologi Yang Digunakan Dalam Pembelajaran

Teknologi yang digunakan dosen dalam proses pembelajaran lebih banyak menggunakan laptop dan projector utk menjelaskan materi ajar, atau menggunakan software aplikasi untuk mendalami materi ajar, misal sistem mini hospital. Teknologi pembelajaran pada laboratorium membutuhkan software sesuai dengan program studi masing-masing. Misalnya program studi manajemen FBHIS menggunakan software moonson untuk praktikumnya. Untuk program studi akuntansi menggunakan softaware akuntansi MYOB dan lainnya.

Silabus dan Rencana Pembelajaran

Dosen wajib menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS) sebagai perencanaan perkuliahan selama satu semester, silabus sudah tidak ada lagi di UMSIDA.

RPS di UMSIDA dikembangkan dengan sistem input online, yang sesuai dengan pedoman BELMAWA 2018 yg mengacu KKNI dan Revolusi Industri 4.0

Perencanaan pembelajaran tidak hanya tatap muka di kelas, namun juga ada pembelajaran jarak jauh melalui elearning@umsida.ac.id yg diberikan batas maksimal 4x dlm satu semester

Teknik Pembelajaran

Teknik pembelajaran bisa dikatakan metode pembelajaran yg digunakan dosen saat di kelas atau daring, ditekankan utk student center bukan teacher center. Teknik pembelajaran student center lebih mengarahkan mahasiswa untuk lebih aktif melakukan pembelajaran dan menemukan materi pembelajaran dengan bantuan dosen. Jadi mahasiswa dituntut untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran.

Sarana, Prasarana, dan Dana Untuk Pembelajaran

Sarana Prasarana dan dana pembelajaran, terkait dengan sumber belajar, alat dan bahan yg digunakan selama perkuliahan. Sarana dan prasarana yang digunakan dalam pembelajaran dalam bentuk Gedung yang ada di tiga kampus (Kampus Sidowayah, Kampus Gelam, dan Kampus Pilang). Gedung yang disediakan UMSIDA cukup representative dengan ruang kelas yang ber-AC, ada LCD, papan tulis, meja kursi dosen, dan kursi meja untuk mahasiswa. Sarana dan prasarana lainnya berupa perpustakaan yang ada di setiap kampus, wi-fie yang ada di semua gedung, laboratorium per program studi serta sarpras lain yang mendukung program belajar mengajar.

Sementara itu dana untuk pembelajaran bersumber dari pembayaran SPP mahasiswa dan sumber lainnya. Sampai saat ini memang hampir 98% masih bersumber dari pembayaran SPP mahasiswa yang 2% dari sumber lainnya misalnya dari bisnis center UMSIDA yang sengaja dibentuk untuk mendapatkan sumber pendapatan lain.

Sistem Evaluasi Pembelajaran

Sistem evaluasi pembelajaran, nilai akhir ditentukan oleh 3 ranah hasil belajar yaitu afektif, kognitif, dan psikomotor, ke 3 ranah ini terjabarkan dlm 5 aspek: Kehadiran, Partisipasi, Tugas, UTS, dan UAS untuk mata kuliah non praktikum, karena untuk mata kuliah seperti KKN, magang, dan praktikum diatur dalam aturan tersendiri.